Konsisten = Percaya?

Tingkat kepercayaan bisa menjadi tinggi atau rendah. Tingkat kepercayaan yg tinggi membuat merasa yakin dan nyaman atas tindakan pihak lain. Sebaliknya, saat tingkat kepercayaan kira rendah, kita akan merasa curiga atas niat, tindakan, integritas, dan kepentingan pihak lain.

Continue reading “Konsisten = Percaya?”

Transformasi pelayanan umum a la Ignasius Jonan

Apa yang kita lakukan di masa lalu menjadi dasar orang melihat kita di saat ini. Apa yang kita lakukan di masa lalu dan di saat sekarang menjadi dasar kita akan dipandang di masa depan. Apa yang kita lakukan seluruh hidup kita akan menjadi kenangan dan peninggalan kita, minimal bagi keluarga sekitar. Peninggalan tersebut bisa saja dirasakan biasa saja, tidak terlalu berkesan. Bisa juga dirasa bermanfaat karena ilmu yang pernah kita ajarkan digunakan dalam keseharian.

Continue reading “Transformasi pelayanan umum a la Ignasius Jonan”

Analisis Kesenjangan Kemampuan sebagai penjaga standar kemampuan dasar

Guna mengembangkan kemampuan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), tes kompetensi sering dilaksanakan untuk mengukur kompetensi dan kapabilitas SDM seperti tes potensi akademik (TPA), wawancara terstruktur, uji pengetahuan pekerjaan, serta uji fit and proper test untuk promosi jabatan. Saya sendiri sudah menjalani tidak kurang dari 4 (empat) kali uji-uji seperti itu, dan mungkin yang lainnya lebih sering lagi. Hasilnya tidak pernah saya ketahui dan efeknya juga tidak terasa sama sekali – baik di uji assesment atau tidak diuji sama saja, tetap melaksanakan business as usual.

Continue reading “Analisis Kesenjangan Kemampuan sebagai penjaga standar kemampuan dasar”

Penerimaan ASN yang lebih selektif?

Kementerian PANRB (KemenpanRB) kembali menelurkan gagasan baru perihal aparatur sipil negara (ASN). KemenpanRB mengumumkan bahwa melalui mereka pemerintah akan memperbaiki sistem perekrutan ASN. Latar belakang dan tujuannya yaitu memastikan ASN tidak hanya sekadar punya kemampuan administrasi, tetapi juga spesialisasi atau keahlian khusus. Adanya spesialisasi dinilai akan berdampak pada lahirnya inovasi di lingkungan kerja mereka.

Continue reading “Penerimaan ASN yang lebih selektif?”

Skenario Pengenaan Daftar Hitam Pada Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

Berikut saya sajikan beberapa skenario terjadinya penetapan daftar hitam baik oleh kementerian/lembaga terkait maupun kementerian/lembaga lainnya disaat penyedia jasa ikut lelang kementerian/lembaga terkait dan memenangkan paket tersebut. Skenario ini adalah contoh garis besar yang dapat dilakukan oleh Pengguna Jasa cq PPK dalam menghadapi kejadian berikut: penyedia jasa tidak mengakui dan/atau mengetahui adanya daftar hitam yang dikenakan kepada mereka dari kementerian/lembaga lain segera setelah Surat Keputusan Penetapan Daftar Hitam dari kementerian/lemabaga itu terbit. Saya sajikan 3 (tiga) buah contoh skenario terjadinya penetapan daftar hitam. Yang dimaksud penetapan daftar hitam dalam tulisan ini adalah proses final Surat Keputusan Daftar Hitam yang dikeluarkan oleh kementerian/lembaga terhadap suatu penyedia jasa. Surat Keputusan itu adalah final dan mulai berlaku semenjak putusan tersebut terbit meskipun belum diumumkan di Laman LKPP.

Continue reading “Skenario Pengenaan Daftar Hitam Pada Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah”

Mengapa pegawai terbaik (ingin) pergi?

Seorang lulusan baru atau seseorang yang lama mencari pekerjaan kadang siap atau mau saja menerima apapun jenis pekerjaannya. Namun, tidak sedikit yang dalam perjalanannya merasa tidak cocok dengan pekerjaan yang dipilihnya tersebut. Ada yang perlahan mencoba melamar di tempat lain sambil terus bekerja sebaik mungkin, ada yang secara frontal meminta mundur (resign) meski sebenarnya dia belum punya pekerjaan selanjutnya, ada yang memilih diam namun bermalas-malasan dalam mengeluarkan energi dan pemikirannya atau dengan kata lain bekerja seadanya (hopeless).

Continue reading “Mengapa pegawai terbaik (ingin) pergi?”

Rasionalisasi Pegawai Negeri Sipil: mereka adalah beban bukan aset negara!?!

Beberapa waktu terakhir sempat berembus kabar mengenai adanya pemecatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang kencang disiarkan berbagai media masa nasional baik cetak maupun elektronik. Tak ketinggalan di sosial media juga banyak beredar tautan situs berita daring mengenai rencana pemerintah melakukan pemecatan PNS dan atau salinan beritanya. Sempat selama beberapa hari terakhir salinan-salinan terkait pemecatan PNS tersebut disebarkan melalui bbm dan/atau whatsapp. Yang honorer minta jadi PNS, yang PNS mau dipecat, bukankah itu paradoks ya?

Continue reading “Rasionalisasi Pegawai Negeri Sipil: mereka adalah beban bukan aset negara!?!”

Blog at WordPress.com.

Up ↑